Menelisik Rekam Jejak Ahmad Zaidi, S.Pd.: Sinergi Pemimpin Berkarakter Santri dan Kekuatan Gotong Royong di Balik Kemajuan Desa Kemantren
KEMANTREN, KAB. MOJOKERTO — Kepemimpinan yang tangguh tidak pernah berdiri sendiri. Di Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, roda pemerintahan dan denyut pembangunan yang dinakhodai oleh Bapak Ahmad Zaidi, S.Pd., sukses bertransformasi berkat perpaduan antara visi tata kelola yang modern, kedisiplinan ilmu pesantren, serta kokohnya sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.
Menjabat pada periode pertamanya (Desember 2019 – 2027), Ahmad Zaidi merumuskan arah kebijakan yang inklusif. Di bawah kepemimpinannya—dan amanahnya sebagai Ketua Pengurus Paguyuban Kepala Desa (PKD) Kecamatan Gedeg—Desa Kemantren membuktikan bahwa kemajuan birokrasi harus selalu berakar pada kearifan dan gotong royong warga.
Akar Keilmuan: Paduan Pendidikan Formal dan Non Formal
Pria kelahiran 13 Mei 1978 ini memiliki fondasi pendidikan agama yang sangat kental. Masa remajanya dihabiskan untuk menimba ilmu di Jepara, mulai dari MI dan MTs Mathaliul Huda hingga menamatkan pendidikan di MA Walisongo (1998).
Pendidikan formal tersebut berjalan seiring dengan tempaan pendidikan di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, serta Program Takhassus Al-Qur'an di Pondok Huffadh Yanbu'ul 'Ulum, Blitar.
Semangat belajar sepanjang hayat terus menyala dalam dirinya. Pada tahun 2008, beliau mulai menempuh pendidikan tinggi di STAIN Kediri, yang kemudian disempurnakan dengan raihan gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) dari Program Studi Pendidikan Agama Islam di Universitas Islam Majapahit (UNIM) Mojokerto .
Sinergi Kemitraan dan Kekuatan Ekosistem Desa
Ahmad Zaidi sangat menyadari bahwa Desa Kemantren dianugerahi potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang luar biasa. Baginya, capaian desa bukanlah hasil kerja satu orang (one-man show), melainkan orkestrasi dari berbagai elemen yang tidak terpisahkan.
Kemajuan Desa Kemantren ditopang secara masif oleh kemitraan strategis dengan berbagai unsur masyarakat, pelaku usaha, dan tokoh lokal.
Salah satu bentuk sinergi nyata yang turut menggerakkan perekonomian dan kemandirian desa adalah kolaborasi erat dengan CV Barokah Jaya Kemantren, di bawah arahan Direktur H. Abdul Ghoni.
Kemitraan dari unsur masyarakat semacam inilah yang memastikan program-program strategis—seperti BUMDes "Kabatren Sejahtera" Kemantren dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)—mampu berjalan optimal dan menyentuh langsung denyut nadi kesejahteraan warga.
Deretan Prestasi Lintas Sektoral
Buah dari kepemimpinan yang merangkul dan sinergi masyarakat ini dibuktikan melalui sederet penghargaan prestisius, baik di ranah birokrasi maupun pemberdayaan:
1. Tata Kelola & Inovasi Desa
1. Penghargaan Mendes PDTT (2020): Kesuksesan menyalurkan BLT Dana Desa tepat waktu.
2. 40 Desa Terbaik Nasional (2023): Penghargaan pada Pelatihan New Desa BRILian Batch 1 Tahun 2023.
3. Lencana Desa Mandiri (2023): Dianugerahi Piagam dan Lencana Desa Mandiri dari Mendes PDTT.
4. Peserta Terbaik Tingkat Provinsi (2025): Meraih predikat Peserta Terbaik pada Pelatihan Tata Kelola Pemerintahan dan Pra Paralegal Justice Award dari Gubernur Jawa Timur.
5. Kolaborasi Lintas Sektor: Sinergi dengan akademisi (UM Surabaya) dan keagamaan (Safari Ramadhan PP Lirboyo 2024).
2. Pemberdayaan Lingkungan & Prestasi TP PKK
(Sinergi bersama TP PKK yang diketuai oleh Ibu Dzakiroh, S.H.I., M.Pd.)
Kesehatan:
Juara 1 Lomba Taman Posyandu & Harapan 1 Lomba PMT B2SA (2021) tingkat Kabupaten Mojokerto.
Pemberdayaan:
Juara 1 Pembinaan Desa atas dedikasi kader kesejahteraan keluarga.
Lingkungan Hidup:
Juara 3 Tingkat Kecamatan (2024) & Juara 2 Tingkat Kabupaten Mojokerto (2026) dalam ajang Lomba Desa Berseri.
Keluarga dan Visi Masa Depan
Di balik kesibukannya dalam tata kelola pemerintahan, dedikasi Ahmad Zaidi selalu dikuatkan oleh keharmonisan keluarga bersama sang istri dan kedua buah hatinya. Keberhasilan beliau membawa Desa Kemantren menjadi Juara 2 Lomba BUMDes Tingkat Provinsi (2025), mengadvokasi tata ruang LP2B, hingga memelopori digitalisasi melalui www.kemantren.id adalah bukti nyata kerjanya.
Kiprah Ahmad Zaidi, S.Pd. menegaskan sebuah pesan penting: Pemimpin yang hebat adalah mereka yang mampu merawat nilai religius, menjaga keharmonisan keluarga, dan menyatukan seluruh potensi SDM, SDA, serta kemitraan masyarakat untuk membawa Desa Kemantren melangkah maju menuju kesejahteraan abadi.











Tidak ada komentar:
Posting Komentar