• Desa Kemantren - Kec.Gedeg - Kab.Mojokerto.

  • Desa Kemantren - Kec.Gedeg - Kab.Mojokerto.

  • Desa Kemantren - Kec.Gedeg - Kab.Mojokerto.

  • Desa Kemantren - Kec.Gedeg - Kab.Mojokerto.

  • Desa Kemantren - Kec.Gedeg - Kab.Mojokerto.

Tampil Perkasa, PKD FC Sabet Juara Turnamen Mini Soccer PWMR Cup 2026

 


Kemantren, (31/01/2026) –  Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai gelaran "Turnamen Mini Soccer PWMR 2026" yang berlangsung di Lapangan Mini Soccer Asy Syarif, Brangkal, Sooko, pada hari Sabtu.

Tim Paguyuban Kepala Desa (PKD) Kabupaten Mojokerto yang tergabung dalam PKD FC berhasil keluar sebagai juara setelah menumbangkan tim tuan rumah, Persatuan Wartawan Mojokerto Raya (PWMR) FC, di babak final.

Setelah melewati laga sengit di babak penyisihan melawan Bupati FC, PKD FC melaju ke partai puncak menghadapi PWMR FC.  Sejak peluit kick-off babak pertama dibunyikan, para Kepala Desa yang biasanya sibuk dengan pelayanan publik ini menunjukkan kepiawaian mereka mengolah si kulit bundar di lapangan hijau.meskipun sempat tertinggal skor 2-0 PKD FC tampil sangat dominan dengan permainan kolektif yang rapi. 

Hasilnya tidak mengecewakan, skor berakhir dengan angka meyakinkan 8-3 untuk kemenangan PKD FC. Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan posisi PKD FC sebagai tim terkuat dalam turnamen persahabatan tersebut.

Keberhasilan ini tidak lepas dari kekompakan para punggawa PKD FC yang diperkuat oleh, Kades Medali, Kades Candiharjo, Kades Gunungsari, Kades Plososari.plt Kades Gempolkerep, Kades Batankrajan, Kades Kemantren, Kades Sambilawang (Dlanggu). Dan dibawa mistar gawang dijaga oleh penjaga gawang kades gembongan,Serta dukungan penuh dari jajaran Kades lainnya. 

Ketua PWMR, Jayak Mardiansyah, menyampaikan bahwa turnamen ini digelar bukan sekadar untuk mencari pemenang, melainkan untuk mempererat tali silaturahmi antara insan pers, jajaran Kepala Desa, dan pemerintah daerah. "Tujuan utama kita adalah kesehatan dan sinergitas. Melalui olahraga, kita bisa berkomunikasi dengan lebih santai namun tetap bermakna," ujarnya saat prosesi penyerahan trofi.

Acara ditutup dengan penyerahan piala, piagam, dan uang pembinaan pada pukul 17.00 WIB. Kemenangan ini diharapkan menjadi suntikan semangat bagi para Kepala Desa di Kabupaten Mojokerto untuk terus menjaga pola hidup sehat di tengah kesibukan melayani masyarakat.





Share:

Tingkatkan Tata Kelola Aset Desa, Pemdes Kemantren Laksanakan Studi Tiru ke Desa Yosowinangun

 

Gresik, (30/01/2026) – Dalam upaya mengoptimalkan potensi dan pengelolaan aset desa, Pemerintah Desa (Pemdes) Kemantren melakukan kunjungan Studi Tiru ke Desa Yosowinangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada hari Jumat.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Kemantren, Bapak Ahmad Zaidi, tiba di Balai Desa Yosowinangun tepat pukul 15.00 WIB. Kedatangan tim disambut hangat oleh jajaran perangkat desa setempat dan langsung diarahkan menuju ruang Aula yang juga berfungsi sebagai Media Center.

Acara dibuka oleh Kepala Desa Yosowinangun, Bapak H. Abdur Rosyid. Dalam sambutannya, beliau memaparkan profil tata kelola pemerintahan Desa Yosowinangun serta kunci sukses di balik BUMDesa Buyos (BUMDesa Yosowinangun Sejahtera) yang telah berhasil mengelola aset secara mandiri dan profesional.

Bapak Ahmad Zaidi, selaku Kepala Desa Kemantren, menyampaikan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah untuk mempelajari strategi kemitraan strategis dan manajemen aset, sebagaimana tertuang dalam surat permohonan resmi yang dikirimkan sebelumnya.

"Kami melihat Yosowinangun sukses menjalin kemitraan dengan pihak swasta dan mengelola fasilitas publik menjadi Pendapatan Asli Desa (PADes). Ilmu inilah yang ingin kami bawa pulang ke Kemantren," ujar Ahmad Zaidi dalam diskusinya.

Setelah sesi diskusi dan pemaparan materi menggunakan fasilitas videotron yang modern, rombongan diajak melihat langsung unit usaha yang dikelola oleh BUMDesa Buyos. Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain, GOR Serbaguna yakni Fasilitas olahraga indoor yang representatif, Lapangan Minisoccer yakni Salah satu unit usaha unggulan dengan standar modern, Cafe & Rest yakni Pusat kuliner yang menjadi penggerak ekonomi warga, Dapur SPPG yakni Inovasi layanan yang terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat.

Kunjungan berakhir pada pukul 19.30 WIB. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi dan silaturahmi antar-pemerintahan desa.  Melalui kegiatan ini, diharapkan Pemdes Kemantren dapat mengadaptasi pola pengelolaan aset yang serupa guna meningkatkan kesejahteraan warga Desa Kemantren di masa depan.






Share:

Sinergi PKK dan Pemerintah Desa Kemantren: Alokasikan 8% Dana Desa 2026 untuk Percepatan Penurunan Stunting



​Kemantren, (30/01/2026) – Pemerintah Desa Kemantren terus menunjukkan keseriusan dalam mencetak generasi emas melalui program kesehatan yang terukur. Bertempat di Balai Desa Kemantren, hari ini dilaksanakan kegiatan Pleno PKK & Rapat Kerja (Raker) 2026 yang dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota Tim Penggerak PKK Desa Kemantren.

​Dalam sambutannya, Kepala Desa Kemantren, Bapak Ahmad Zaidi, S.Pd., menyampaikan tindak lanjut dari pertemuan Pra-Musrenbang Tematik Stunting yang sebelumnya digelar di tingkat Kecamatan Gedeg. Beliau menegaskan bahwa penanganan stunting bukan sekadar imbauan, melainkan komitmen nyata yang telah dituangkan dalam postur anggaran desa.

​Bapak Ahmad Zaidi mengungkapkan bahwa Pemerintah Desa Kemantren telah resmi mengalokasikan anggaran khusus penanganan stunting sebesar 8% dari total Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026. Alokasi ini akan difokuskan pada program-program berdampak langsung, salah satunya adalah Pemberian Makanan Tambahan (PMT). 

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, PMT tahun 2026 akan mengusung konsep kemandirian ekonomi desa berbasis menu makanan lokal bernutrisi bagi balita akan bersumber dari pangan lokal yang segar dan berkualitas. 

Proses pengolahan dan penyediaan makanan akan melibatkan langsung para pelaku IKM (Industri Kecil Menengah) dan UMKM warga Desa Kemantren sendiri. "Langkah ini merupakan implementasi dari Misi ke-2 RPJMD 2025-2029, yaitu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui penguatan SDM yang unggul," jelas Ahmad Zaidi dalam arahannya.

​Selain dukungan anggaran, Bapak Ahmad Zaidi juga mengajak jajaran PKK untuk memaksimalkan fungsi Rumah Desa Sehat (RDS) sebagai sekretariat bersama. PKK diharapkan menjadi ujung tombak dalam memantau 14 desa sasaran, terutama di Desa Kemantren yang memiliki data demografi balita dan ibu hamil yang cukup signifikan.

​Dengan keterlibatan IKM lokal dalam penyediaan PMT, diharapkan dua tujuan besar dapat tercapai sekaligus: angka stunting menurun secara drastis (menuju target 11,33% tingkat kabupaten) dan ekonomi kerakyatan di Desa Kemantren semakin berdaya.

​"Melalui APBDesa 2026, kami pastikan 8% Dana Desa hadir langsung di piring-piring nutrisi anak-anak kita. Kami tidak hanya ingin anak-anak Kemantren sehat, tapi kami juga ingin ekonomi warga bergerak. Dengan melibatkan IKM dan UMKM lokal dalam penyediaan PMT, kita membangun kesehatan sekaligus kesejahteraan secara bersamaan. Mari kita sukseskan gerakan cegah stunting ini demi masa depan Kemantren yang lebih hebat." Ahmad Zaidi, S.Pd. (Kepala Desa Kemantren)










Share:

Pemerintah Desa Kemantren Berkomitmen Turunkan Angka Stunting Melalui Pra-Musrenbang Tematik 2026

 

​Kemantren, (29/01/2026) – Dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di wilayah Kabupaten Mojokerto, Pemerintah Desa Kemantren menghadiri agenda penting Pra-Musrenbang Tematik Stunting Kecamatan Gedeg Tahun 2026. Acara yang berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 3 Kantor Kecamatan Gedeg ini dihadiri oleh jajaran Bappeda, DPMD, serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Gedeg.

​Kegiatan ini merupakan langkah awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026, yang difokuskan pada penguatan konvergensi intervensi stunting. Berdasarkan data sasaran Kecamatan Gedeg, tercatat Desa Kemantren memiliki basis data yang solid untuk sasaran intervensi, mulai dari ibu hamil, remaja putri, hingga balita.

​Dalam paparan materi dari Bappeda, ditekankan bahwa target penurunan stunting Kabupaten Mojokerto pada tahun 2026 adalah sebesar 11,33%. Untuk mencapai hal tersebut, Desa Kemantren akan memaksimalkan peran Rumah Desa Sehat (RDS) sebagai sekretariat bersama bagi para pegiat pemberdayaan masyarakat.

​Mengacu pada arah kebijakan pembangunan, Desa Kemantren akan menitikberatkan pada beberapa program unggulan, antara lain, pemberian makanan tambahan bagi balita gizi kurang, pemantauan intensif melalui layanan Posyandu, edukasi bagi remaja putri dan calon pengantin.

​Bapak Ahmad Zaidi, S.Pd. selaku Kepala Desa Kemantren, menyampaikan dukungannya secara penuh terhadap program integrasi ini. Berikut adalah pernyataan beliau: ​"Kami di Pemerintah Desa Kemantren menyadari bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari kualitas kesehatan sejak dini. 

Melalui Pra-Musrenbang Tematik ini, kami berkomitmen untuk menyelaraskan APBDes 2026 agar lebih tajam dalam mengintervensi persoalan stunting. ​"Kami akan memastikan Rumah Desa Sehat (RDS) di Kemantren berjalan aktif sebagai wadah diskusi antara bidan desa, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat. Harapan kami, dengan sinergi yang kuat, Desa Kemantren tidak hanya menurunkan angka stunting, tetapi juga mampu mencetak generasi emas yang unggul dan cerdas sesuai visi RPJMD 2025-2029. Kesehatan warga adalah prioritas utama kami."



Share:

Dukung Independensi Polri, Kepala Desa Kemantren Suarakan Aspirasi untuk Keamanan Nasional

 


​Kemantren, (27/01/2025) – Kepala Desa Kemantren sekaligus Ketua Paguyuban Kepala Desa Kecamatan Gedeg, Bapak Ahmad Zaidi, S.Pd., menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait eksistensi dan peran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga stabilitas nasional.

​Dalam keterangannya yang dirilis melalui laman resmi Desa Kemantren, Bapak Ahmad Zaidi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polri atas dedikasi, profesionalisme, dan pengabdian yang tiada henti dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya di wilayah Kabupaten Mojokerto.

​"Kami mengapresiasi kinerja Polri yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Kehadiran Polri sangat dirasakan manfaatnya oleh warga desa dalam menciptakan rasa aman," ujar Ahmad Zaidi.

Terkait dinamika tata kelola kelembagaan negara, Bapak Ahmad Zaidi secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan DPR RI yang menetapkan posisi Polri agar tetap berada langsung di bawah naungan Presiden Republik Indonesia.

​Menurut beliau, posisi Polri di bawah Presiden merupakan langkah tepat untuk menjaga integritas dan efektivitas institusi dalam menjalankan tugas negara tanpa hambatan birokrasi yang berbelit, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal.

​"Saya, sebagai Kepala Desa Kemantren dan mewakili Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Gedeg, mendukung penuh keputusan DPR RI yang menetapkan Polri tetap di bawah Presiden. Hal ini penting demi menjaga marwah institusi yang kuat dan profesional," tegasnya. Di akhir pernyataannya, beliau mendoakan agar Polri senantiasa diberikan kekuatan dan integritas dalam menjalankan tugas sucinya. 

Pernyataan ini ditutup dengan jargon semangat: "Jaya Polri, Polri Untuk Masyarakat!" Pernyataan ini diharapkan dapat memperkuat sinergitas antara Pemerintah Desa di Kecamatan Gedeg dengan jajaran Kepolisian demi mewujudkan lingkungan yang aman, kondusif, dan harmonis.

Untuk melihat video lengkap penjelasan pak Zaidi, klik👇

 Kunjungi instagram desa Kemantren



Share:

Pemerintah Desa Sampaikan LKPJ Tahun 2026, Serapan APBDes Diklaim Maksimal

 


Kemantren, (20/01/2026) - Pemerintah Desa hari ini menyelenggarakan rapat penyampaian Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) atau LKPJ untuk tahun anggaran 2026. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serapan anggaran desa dilaporkan sudah maksimal.

Kepala Desa, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa sebagian besar anggaran telah direalisasikan secara maksimal. Terdapat sisa anggaran (SILPA) yang belum dibelanjakan bukan karena tidak terserap, melainkan karena masih menunggu rekomendasi resmi. Sebagai contoh, proyek pembangunan gedung pemerintahan desa masih menanti rekomendasi dari pihak kecamatan. Laporan tahunan ini disampaikan sebagai bentuk transparansi dan untuk dievaluasi oleh BPD agar pelaksanaan di tahun depan bisa lebih baik lagi.

Menanggapi laporan tersebut, Ketua BPD menyatakan bahwa semua laporan telah diterima dan akan ditindaklanjuti untuk dievaluasi lebih lanjut. Penerimaan laporan oleh BPD merupakan bagian dari mekanisme pertanggungjawaban Kepala Desa kepada masyarakat melalui BPD.

Pertemuan ini merupakan wujud keterbukaan informasi pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan dan pembangunan desa untuk memastikan akuntabilitas kepada publik.





Share:

Muhasabah Akhir Tahun, Pemerintah Kabupaten Mojokerto Berdoa untuk Negeri


Kemantren, (29/12/2024) Pada pukul 19.00 WIB, Graha Maja Tama menjadi saksi acara Muhasabah Akhir Tahun, Sholawatan, dan Doa untuk Negeri Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat kecamatan, termasuk Camat Bangsal, Camat Puri, Plt Camat Gedeg, dan Plt Camat Mojoanyar.

Dalam acara tersebut, para pejabat dan masyarakat Kabupaten Mojokerto melakukan refleksi dan evaluasi akhir tahun, serta berdoa bersama untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Sholawatan juga digelar untuk memohon keberkahan dan rahmat Allah.

Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen masyarakat dalam membangun Kabupaten Mojokerto yang lebih sejahtera dan maju. Dengan semangat kebersamaan dan doa, masyarakat Kabupaten Mojokerto menyongsong tahun baru dengan harapan dan optimisme.

Share:

Kedamaian Natal Menyinari Harapan Baru

 

Kemantren, (25/12/2025) – Kepala Desa Kemantren Sampaikan Ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dan seluruh jajaran Pemerintah Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, hari ini menyampaikan ucapan selamat dan doa terbaik kepada seluruh masyarakat.

Bapak Ahmad Zaidi, S.Pd., selaku Kepala Desa Kemantren, secara resmi menyampaikan, "Selamat Hari Natal Tahun 2025 dan Selamat Menyambut Tahun Baru Tahun 2026." Ucapan ini ditujukan khusus kepada seluruh warga Desa Kemantren yang merayakan Natal, serta seluruh masyarakat dalam menyambut lembaran baru tahun 2026.

Dalam pesannya, Bapak Kepala Desa menekankan pentingnya semangat persatuan dan kedamaian. "Kami berharap bahwa semangat kasih dan sukacita Natal benar-benar membawa harapan dan kedamaian bagi kita semua. Ini adalah momentum yang tepat untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga dan menjaga kerukunan yang telah terjalin baik di desa kita," ujar Bapak Ahmad Zaidi, S.Pd.

Atas nama Pemerintah Desa dan seluruh perangkat, beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyongsong Tahun Baru 2026 dengan optimisme.

"Tahun Baru adalah awal yang baru. Mari kita jadikan tahun 2026 sebagai tahun penuh semangat gotong royong, kerja keras, dan inovasi demi mewujudkan cita-cita bersama untuk Desa Kemantren yang lebih maju dan sejahtera," tambahnya.

Pemerintah Desa Kemantren juga menyampaikan terima kasih atas seluruh partisipasi dan dukungan masyarakat selama tahun 2025 dalam berbagai program pembangunan dan sosial. Warga diimbau untuk menjaga ketertiban dan keselamatan selama masa libur akhir tahun.

Pemerintah Desa Kemantren

Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Share:

BLT Dana Desa Tahap 12 Telah Tuntas Disalurkan

 


Kemantren, (18/12/2025), pemerintah telah menyelesaikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap 12 dengan sukses. Penyaluran bantuan ini menjangkau jutaan keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Dengan dana yang disalurkan, diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi, terutama di tengah tantangan ekonomi global.

Proses penyaluran BLT tahap 12 ini berjalan lancar berkat koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak terkait, termasuk kepala desa, perangkat desa, dan Polsek setempat. Masyarakat penerima bantuan telah menerima dana tersebut dan mengapresiasi upaya pemerintah dalam mendukung perekonomian rakyat. Banyak di antara mereka yang menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan mendesak seperti membeli bahan pangan, membayar tagihan, atau membiayai pendidikan anak.

Pemerintah juga memastikan bahwa penyaluran BLT ini tepat sasaran, dengan menggunakan data terintegrasi untuk menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. "Kami berkomitmen untuk terus mendukung masyarakat melalui program-program bantuan sosial, termasuk BLT, agar mereka dapat menjalani hidup yang lebih sejahtera," ujar seorang pejabat pemerintah. Dengan selesainya BLT tahap 12, pemerintah siap melanjutkan program-program bantuan lainnya di tahun depan.







Share:

Warga Desa Kemantren Menyambut Bantuan Pangan Dengan Antusias

 


Kemantren, (11/12/2025), masyarakat Desa Kemantren menerima bantuan pangan (bapang) yang disalurkan oleh pemerintah. Bantuan ini berupa 20kg beras dan 4 liter minyak goreng per keluarga. Bantuan ini berlangsung dari pukul 08.00 - 12.00 WIB. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di daerah terdampak kesulitan ekonomi.

Program bantuan pangan beras dan minyak goreng untuk periode Oktober-November 2025 telah dimulai dengan alur penyaluran yang terstruktur. Proses ini melibatkan perangkat desa, petugas pelaksana, dan penerima Bantuan Pangan (PBP) untuk memastikan kelancaran distribusi.

Sebelum Penyaluran, penerima Bantuan Pangan (PBP) akan menerima undangan panling lambat H-5 dari perangkat desa. Logistik berupa beras dan minyak goreng dari Bulog akan tiba di kantor desa paling lambat H-1. Petugas pelaksana akan menggunakan Aplikasi Banpang dan Data Cadangan untuk persiapan Hari H.

Penyaluran, PBP datang ke kantor desa dengan membawa undangan, KTP, dan kartu keluarga (KK). Petugas akan melakukan verifikasi data dan pengambilan foto. PBP menerima beras dan minyak goreng dari juru serah. Proses diakhiri dengan penandatanganan berita acara serah terima (BAST) oleh PBP.

Bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mereka.




Share:

Pemerintahan Desa

Perangkat Desa:

KEPALA DESA
SEKRETARIS DESA
KAUR UMUM & PERENCANAAN
KAUR KEUANGAN
KASI PEMERINTAHAN
KASI PELAYANAN
KADUS KEMANTREN
KADUS KANGKUNGAN
KADUS BANCI

 



Berita Populer

Labels

APBDesa Tahun 2025