• Desa Kemantren - Kec.Gedeg - Kab.Mojokerto.

  • Desa Kemantren - Kec.Gedeg - Kab.Mojokerto.

  • Desa Kemantren - Kec.Gedeg - Kab.Mojokerto.

  • Desa Kemantren - Kec.Gedeg - Kab.Mojokerto.

  • Desa Kemantren - Kec.Gedeg - Kab.Mojokerto.

​Unik dan Serentak, Peluncuran 1.061 Titik KDKMP oleh Presiden Bakal Diwarnai Pembukaan Pintu Harmonika Berbaju Adat

Sukseskan Launching 1061 Titik KDKMP oleh Presiden RI, Pemdes Kemantren Hadiri Pengarahan Personil Bersama TNI dan Forkopimda

KEMANTREN.ID – Dalam rangka mendukung program strategis nasional, Pemerintah Desa Kemantren bersiap menyukseskan agenda penting berskala nasional. Perwakilan pemerintah desa menjalin sinergi kuat bersama jajaran TNI dan Korps Pemerintah Daerah dalam rangka persiapan pengerahan personil untuk acara Launching 1061 Titik KDKMP yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia.

Kegiatan pengarahan dan pelaksanaan pengerahan personil ini dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, 16 Mei 2026, dimulai pukul 09.30 WIB hingga selesai.

Agenda besar ini melibatkan perpaduan kehadiran secara *online* (daring) dan *offline* (luring) dari berbagai unsur pimpinan komando kewilayahan TNI, kepala daerah, hingga perangkat mutakhir di tingkat desa. 

Secara keseluruhan, terdapat total 2.250 orang personil gabungan yang terlibat aktif, terdiri dari 750 anggota Babinsa, 750 Kepala Desa, dan 750 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Untuk kehadiran secara online , kegiatan ini diikuti oleh 6 Komandan Kodim (Dandim) wilayah Jatim—meliputi Mojokerto, Lamongan, Jombang, Kediri, Bojonegoro, dan Blitar—beserta perwakilan titik-titik lokasi yang akan diresmikan. 

Sementara itu, jajaran Danrem 084/BJ, Danrem 081/DSJ hingga Danrem 083/BDJ, bersama 24 Dandim, para Bupati/Walikota, serta ribuan personil Babinsa dan unsur pemerintah desa mengikuti jalannya acara secara *offline*.

Dalam instruksi kesiapan, ditentukan pula tata pakaian dinas resmi bagi para peserta guna menjaga kekhidmatan acara. 

Unsur militer mengenakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) Prima lengkap dengan pet dan ban lengan Babinsa. Adapun Kepala Daerah, Forkopimda, serta Kepala Desa/Lurah mengenakan Pakaian Dinas Harian (PDH) yang berlaku, sedangkan tamu undangan lainnya tampil rapi mengenakan baju putih lengan panjang dengan celana gelap.

Salah satu momen monumental yang paling dinantikan dalam acara ini adalah prosesi simbolis peresmian. Pada saat Bapak Presiden RI menekan tombol sirine di pusat acara, seluruh titik KDKMP yang ikut serta dalam *launching* akan membuka 7 Pintu Harmonika yang ada secara bersama-sama. Momen sakral ini juga akan kian semarak karena para personil di titik-titik tersebut dijadwalkan mengenakan Pakaian Daerah atau Baju Adat khas sebagai wujud pelestarian budaya bangsa.

Melalui sinergi yang solid antara TNI, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Desa, diharapkan peluncuran 1061 Titik KDKMP ini dapat berjalan dengan lancar dan membawa dampak positif yang besar bagi kemajuan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. *(Red)*

 










Share:

Sinergi Warga dan Pemerintah: Desa Kemantren Sambut Tim Juri BERSERI Kabupaten Mojokerto

KEMANTREN, GEDEG – Suasana meriah menyelimuti Balai Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, pada Selasa (12/05/2026). 

Ribuan senyum dari kader PKK, tokoh masyarakat, dan pemuda karang taruna menyambut kehadiran Tim Juri Verifikasi Lapangan Lomba Desa/Kelurahan Bersih dan Lestari (BERSERI) Tingkat Kabupaten Mojokerto Tahun 2026.

Kehadiran Tokoh dan Antusiasme Kader

Acara ini menjadi istimewa dengan kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Ibu Hj. Shofiyah Hanak Al Barra, Lc., Al-Hafidzah (Ning Hanna). Didampingi oleh Kadis DLH Kab. Mojokerto, Bp. Drs. Rachmat Suharyono, dan Plt. Camat Gedeg, Bp. Mujiono, S.Pd., M.M., rombongan disambut hangat oleh barisan kader PKK Desa Kemantren yang tampil kompak dengan seragam hijau kebanggaan.

​Kehadiran para Kader Lingkungan, tokoh agama (Toga), tokoh masyarakat (Tomas), serta unsur Karang Taruna menunjukkan soliditas warga Kemantren dalam menjaga kelestarian lingkungan desa mereka.

​Poin Penting dalam Sambutan

Dalam sambutannya, Bp. Rachmat Suharyono (Kadis DLH) menekankan bahwa penilaian lapangan ini bertujuan untuk memverifikasi kesesuaian antara data administrasi dengan kondisi riil di lapangan. Beliau sangat mengapresiasi kebersihan yang terlihat mulai dari pintu masuk desa hingga area pemukiman.

​Sementara itu, Ning Hanna dalam sambutannya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak berhenti pada lomba saja. "Semangat menjaga lingkungan ini harus menjadi warisan bagi anak cucu kita. Saya bangga melihat antusiasme kader-kader di Desa Kemantren yang begitu luar biasa hari ini," tuturnya dengan akrab.

​Presentasi Inovatif dari Kepala Desa

​Kepala Desa Kemantren, Bp. Ahmad Zaidi, S.Pd., memberikan presentasi yang memukau di hadapan tim juri. Beliau memaparkan berbagai program unggulan, mulai dari:

​Optimalisasi Bank Sampah di tiap RW.

​Penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang melibatkan partisipasi aktif warga.

​Inovasi Kader Lingkungan dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai guna.

​Tinjauan Lapangan: Menyisir Sudut Hijau Kemantren

​Usai seremonial di Balai Desa, rombongan tim juri bersama Ning Hanna dan perangkat desa langsung melakukan peninjauan lapangan. Tim menyisir pemukiman warga, area taman desa, serta melihat langsung efektivitas pengolahan sampah di tingkat RT/RW. Interaksi hangat terjadi antara Ning Hanna dan para ibu-ibu kader yang sedang bertugas di lapangan.

​Kegiatan ini ditutup dengan evaluasi singkat dari tim juri yang memberikan kesan positif atas upaya kolektif yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Kemantren bersama seluruh lapisan masyarakatnya. Dengan dukungan penuh dari semua elemen, Desa Kemantren optimis dapat meraih hasil terbaik dalam ajang Desa BERSERI tahun ini.

Penulis: Tim Media Desa Kemantren

Foto-foto dokumentasi lengkap kegiatan dapat dilihat pada galeri foto website www.kemantren.id












Share:

Kewenangan Pemerintah Desa terhadap Pengelolaan Teknis dan Manajerial Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)

Analisis Kewenangan Pemerintah Desa terhadap Pengelolaan Teknis dan Manajerial Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dalam Skema Pemanfaatan Tanah Kas Desa (TKD) oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.

​I. IDENTITAS PERMASALAHAN (ISSUE)

1. ​Apakah Pemerintah Desa masih memiliki kewenangan manajerial dan teknis atas operasional KDMP selama masa pendampingan 2 tahun oleh PT Agrinas, mengingat aset fisik belum diserahterimakan?

2. ​Apa batasan hukum intervensi Pemerintah Desa terhadap mitra (PT Agrinas) berdasarkan regulasi aset desa di Kabupaten Mojokerto?

​II. DASAR HUKUM (RULE)

1. ​Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (sebagaimana telah diubah terakhir dengan UU No. 3 Tahun 2024).

2. ​Permendagri Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa.

3. ​Peraturan Bupati Mojokerto Nomor 56 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pendayagunaan dan Pemanfaatan Aset Desa.

4. ​Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Desa Kemantren, KDMP, dan PT Agrinas Pangan Nusantara.

​III. FAKTA HUKUM (FACTS)

1. ​KDMP dibangun di atas Tanah Kas Desa (TKD) milik Pemerintah Desa Kemantren.

2. ​Investasi bangunan dan sistem dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.

3. ​Terdapat masa Pendampingan Operasional selama 2 (dua) tahun pertama sebelum aset diserahkan menjadi milik Pemerintah Desa (Hibah/Serah Terima).

4. ​Status formal pengelola adalah Koperasi, namun kendali teknis masih dalam supervisi mitra strategis.

​IV. ANALISIS HUKUM (ANALYSIS)

​1. Kedudukan Kepala Desa sebagai Pemegang Kekuasaan Aset

Berdasarkan Pasal 6 ayat (1) Permendagri 1/2016 dan Pasal 5 ayat (1) Perbup Mojokerto 56/2021, Kepala Desa adalah pemegang kekuasaan tertinggi pengelolaan aset desa.

​ *Analisis:* Walaupun gedung belum diserahkan, "tanah" di bawahnya adalah aset desa yang tidak terpisahkan. Hak pengelolaan teknis yang diberikan kepada PT Agrinas bersifat kontraktual (pemberian izin), bukan penghilangan kedaulatan desa atas lokasi tersebut.

​2. Pembagian Wewenang dalam Skema BangunGuna Serah (BGS)

Berdasarkan Pasal 33 s/d Pasal 35 Perbup Mojokerto 56/2021:

1. ​Wewenang Teknis: Didelegasikan kepada PT Agrinas selama 2 tahun untuk menjamin standardisasi hasil produksi dan transfer of technology.

2. ​Wewenang Manajerial Strategis: Tetap berada pada Pemerintah Desa. Berdasarkan Pasal 42 Permendagri 1/2016, Pemerintah Desa wajib melakukan Pengawasan dan Pengendalian. Artinya, Pemerintah Desa berhak melakukan audit operasional jika ditemukan indikasi penyimpangan penggunaan TKD.

​3. *Batasan Intervensi dan Hak Kontribusi

​Intervensi Teknis:* 

1. Pemerintah Desa dilarang mengubah prosedur teknis produksi yang telah ditetapkan mitra selama masa pendampingan agar tidak merusak sistem garansi investasi.

2. ​Hak Regulatif: Berdasarkan Pasal 34 ayat (1) huruf f Perbup 56/2021, Pemerintah Desa memiliki kewenangan absolut untuk menagih kontribusi tetap (PADes) dan memastikan serapan tenaga kerja lokal sebagai kompensasi penggunaan TKD.

​V. KESIMPULAN (CONCLUSION)

1. ​Pemerintah Desa tetap memiliki kewenangan Konstitusional dan Regulatif atas KDMP karena berdiri di atas TKD. Ketiadaan serah terima aset bangunan bukan berarti hilangnya wewenang Kepala Desa.

2. ​Kewenangan Teknis-Operasional memang berada pada PT Agrinas (demi profesionalisme investasi), namun Kewenangan Supervisi (Pengawasan) tetap melekat pada Pemerintah Desa.

3. ​Pemerintah Desa berwenang melakukan tindakan hukum jika PT Agrinas melanggar poin-poin dalam PKS, terutama terkait penggunaan lahan di luar peruntukan.

​VI. REKOMENDASI (RECOMMENDATION)

1. *Penerbitan SK Tim Pengawas Desa:* Kepala Desa perlu membentuk tim internal untuk memonitor perkembangan KDMP secara berkala agar saat masa 2 tahun berakhir, desa siap mengelola secara mandiri.

2. ​ *Sinkronisasi Laporan:* Mewajibkan PT Agrinas menyerahkan laporan manajerial bulanan kepada Pemerintah Desa sesuai amanat Pasal 42 Permendagri 1/2016.

3. ​ *Formalisasi Tenaga Kerja* : Memastikan rekrutmen karyawan melalui koordinasi dengan Pemerintah Desa untuk menjamin hak warga lokal di atas tanah milik desa sendiri.

​Demikian Pendapat Hukum ini disusun untuk menjadi pedoman kebijakan.

 

Share:

Kemantren Bersiap Ukir Sejarah: Armada Logistik KDMP Lengkap, Siap Menggebrak di Launching Nasional

Kepala Desa Kemantren, Ketua KDMP, dan Babinsa saat serah terima dokumen unit armada tambahan di Gudang Gerai KDMP."*

KEMANTREN, GEDEG – Wajah kemandirian ekonomi Desa Kemantren semakin nyata dan kokoh. Menjelang agenda besar berskala nasional, jajaran armada operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kemantren Gedeg kini telah mencapai kesiapan seratus persen. Hal ini ditandai dengan prosesi serah terima unit armada tambahan yang berlangsung khidmat pada Rabu (13/05/2026).

Bertempat di area Gudang Gerai KDMP, Kepala Desa Kemantren bersama Ketua KDMP Kemantren secara resmi menerima 2 unit armada roda tiga tambahan. Kehadiran unit baru ini bukan sekadar penambahan teknis, melainkan kepingan terakhir yang melengkapi kekuatan logistik desa yang kini tampil sangat impresif.

Prosesi serah terima dokumen kendaraan ini juga disaksikan dan didampingi langsung oleh Babinsa Desa Kemantren. Sinergi antara pemerintah desa, pengelola koperasi, dan unsur TNI ini menegaskan bahwa program penguatan ekonomi desa merupakan tanggung jawab bersama demi kesejahteraan masyarakat.

Dengan tambahan ini, kekuatan armada KDMP Kemantren kini sangat diperhitungkan. Di dalam gudang dan area gerai, telah bersiaga jajaran kendaraan taktis ekonomi, mulai dari 1 unit truk pengangkut skala besar, 1 unit Pick Up 4x4 Cendrawasih yang siap menerjang medan sulit, hingga deretan motor roda tiga (VIAR) yang akan menjadi ujung tombak distribusi hingga ke gang-gang kecil di pelosok desa.

Pemandangan di lapangan saat ini pun tampak sangat masif. Puluhan unit kendaraan roda tiga berwarna merah khas KDMP telah terparkir rapi dan siap beroperasi. Skala armada yang besar ini merupakan bentuk kesiapan serius Desa Kemantren dalam menyambut **Launching Serentak Nasional** yang dijadwalkan akan digelar pada Sabtu, 16 Mei 2026 mendatang.

"Ini adalah momentum bersejarah bagi kita semua. Dengan armada yang sudah lengkap dan mumpuni, KDMP Kemantren tidak hanya siap mengikuti peluncuran nasional, tapi siap menjadi motor utama penggerak ekonomi warga. Kami ingin membuktikan bahwa dari tingkat desa, kita bisa memiliki sistem logistik yang mandiri dan profesional," tegas Kepala Desa Kemantren di sela-sela pengecekan unit.

Peluncuran nasional nanti diharapkan menjadi titik awal bagi KDMP Kemantren untuk melayani kebutuhan masyarakat secara lebih cepat dan efisien, sekaligus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam mengembangkan badan usaha milik desa yang modern dan terintegrasi.





Share:

Sambut Launching Nasional, 16 Mei 2026 KDMP Kemantren Terima Armada Pick-Up Cenderawasih 4x4


Perkuat Logistik KDMP Kemantren Terima Unit Pick-Up Cenderawasih 4x4 untuk Operasional Gerai

KEMANTREN, GEDEG – Keseriusan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Kemantren dalam membangun kemandirian ekonomi semakin nyata. Hal ini terlihat dengan tibanya sejumlah unit armada angkut Pick-Up Cenderawasih 4x4 berwarna putih yang kini telah terparkir rapi di area operasional KDMP Kemantren, Kecamatan Gedeg.

Armada baru ini bukan sekadar kendaraan biasa, melainkan unit tangguh bersistem penggerak empat roda (4x4) yang disiapkan khusus untuk mendukung distribusi logistik dan kelengkapan perlengkapan Gerai KDMP.

​Siap Menembus Medan Distribusi Desa

​Dalam dokumentasi terbaru, terlihat deretan mobil Pick-Up Cenderawasih yang kokoh dengan stiker identitas "Koperasi Desa Merah Putih" di bagian bodi. Kendaraan ini diproyeksikan untuk mengangkut hasil bumi dan produk unggulan desa dari para petani dan pelaku UMKM langsung ke Gerai KDMP, bahkan dari lokasi yang sulit dijangkau sekalipun.

​"Armada ini adalah tulang punggung distribusi kita. Dengan spesifikasi 4x4, kita memastikan bahwa produk-produk dari pelosok desa tetap bisa terserap dan terdistribusi ke gerai dengan cepat dan aman," ujar Ahmad Zaidi Kepala Desa Kemantren .

Persiapan Launching Nasional via Zoom Meeting

​Penerimaan armada ini sekaligus menandai kesiapan final KDMP Kemantren menuju Launching Nasional. 

Agenda besar ini rencananya akan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak H. Prabowo Subianto.

​Mengingat skala nasional, pelaksanaan peluncuran direncanakan melalui Zoom Meeting. 

Desa Kemantren akan menjadi salah satu titik pantau utama yang menunjukkan keberhasilan program koperasi desa dalam memperkuat ketahanan ekonomi di tingkat akar rumput.

​Fasilitas Gerai yang Semakin Lengkap

​Selain armada transportasi, KDMP Kemantren juga tengah merampungkan penataan perlengkapan gerai fisik. Dengan konsep modern dan profesional, gerai ini nantinya akan menjadi pusat perputaran ekonomi warga Desa Kemantren, yang didukung oleh sistem logistik yang kuat berkat kehadiran armada Cenderawasih tersebut.

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) adalah inisiatif ekonomi kerakyatan yang bertujuan menyejahterakan masyarakat desa melalui pengelolaan potensi lokal secara mandiri dan profesional.

Admin Website Desa Kemantrenwww.kemantren.id

Tag: #DesaKemantren #KDMP #KoperasiDesa #Cenderawasih4x4 #EkonomiKerakyatan #PrabowoSubianto #MojokertoUpdate








Share:

Wujudkan Mojokerto Berdaya, Kades Kemantren Siap Akselerasi Program Bupati Gus Barra di Tingkat Desa

Peringati Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-733, Kepala Desa Kemantren Ahmad Zaidi Hadiri Upacara di Pendopo Graha Maja Tama

MOJOKERTO, 9 Mei 2026 – Semangat kebersamaan dan kebanggaan menyelimuti Pendopo Graha Maja Tama Kabupaten Mojokerto pada Sabtu pagi. Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggelar upacara peringatan Hari Jadi yang ke-733 dengan mengusung tema besar: "Mojokerto Berdaya, Rakyat Sejahtera, Pembangunan Merata."

​Dalam acara yang penuh khidmat tersebut, Kepala Desa Kemantren, Ahmad Zaidi, S.Pd., hadir memenuhi undangan resmi dari Kecamatan Gedeg. Sejalan dengan instruksi berpakaian, beliau tampak gagah mengenakan Busana Khas Mojokerto yang lengkap dengan blangkon, sembong, serta pin surya, yang melambangkan identitas dan kekayaan budaya lokal.

​Kehadiran Ahmad Zaidi dalam upacara ini merupakan bentuk sinergi dan dukungan nyata dari Pemerintah Desa Kemantren terhadap visi pembangunan Kabupaten Mojokerto.

​"Hari Jadi ke-733 ini adalah momentum bagi kita semua, khususnya di tingkat desa, untuk memperkuat semangat gotong royong. 

Sesuai tema tahun ini, kami di Desa Kemantren berkomitmen untuk terus mendukung program-program Kabupaten agar pembangunan benar-benar merata dan manfaatnya dirasakan langsung oleh warga desa," ujar Ahmad Zaidi setelah mengikuti prosesi upacara.

Peringatan tahun ini menyoroti keberhasilan Kabupaten Mojokerto dalam bertransformasi menjadi daerah yang inovatif tanpa meninggalkan akar sejarah Majapahit. Upacara berlangsung tertib dengan diikuti oleh jajaran jajaran OPD, Camat, serta Kepala Desa se-Kabupaten Mojokerto.

Melalui peringatan ini, Pemerintah Desa Kemantren berharap Kabupaten Mojokerto semakin berjaya, serta mampu mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera di masa depan.






Share:

Desa Kemantren Gelar Malam Tasyakuran HUT Kabupaten Mojokerto ke-733

Desa Kemantren Gelar Malam Tasyakuran HUT Kabupaten Mojokerto ke-733

KEMANTREN – Pemerintah Desa Kemantren menyelenggarakan Malam Tasyakuran memperingati Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-733 pada Jumat (08/05/2026).mengusung tema: "Mojokerto Berdaya, Rakyat Sejahtera, Pembangunan Merata."

Bertempat di Pendopo Balai Desa Kemantren, acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting desa, antara lain:

​Pemerintah Desa Kemantren & BPD​Bhabinsa & Babhinkamtibmas​PKK, Karang Taruna, LPM, dan BUMDesaTokoh Agama & Tokoh Masyarakat

​Prosesi Khidmat Secara Virtual Tahun 2026 ini menandai tahun kedua pelaksanaan tasyakuran secara hybrid. Sebanyak 70 undangan mengikuti prosesi doa bersama melalui Zoom yang terhubung langsung dengan Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra. Meski dilakukan secara virtual, suasana tetap berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur.

Ahmad Zaidi, menyampaikan apresiasi mendalam atas kekompakan seluruh pihak. Beliau secara khusus mengucapkan terima kasih kepada para pelaku usaha di wilayah Kemantren yang telah mendonasikan 10 Tumpeng sebagai bentuk rasa syukur bersama.

​"Selamat Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-733. Melalui tasyakuran ini, kita perkuat sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pelaku usaha untuk Kemantren yang lebih maju," ujar Ahmad Zaidi dalam sambutannya.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan Kabupaten Mojokerto dan kesejahteraan seluruh warga Desa Kemantren.

Sumber: Tim Media Desa Kemantren (www.kemantren.id)






 

Share:

Peringati Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-733, Kepala Desa Kemantren Ahmad Zaidi Hadiri Upacara di Pendopo Graha Maja Tama

 


​MOJOKERTO, 9 Mei 2026 – Semangat kebersamaan dan kebanggaan menyelimuti Pendopo Graha Maja Tama Kabupaten Mojokerto pada Sabtu pagi. Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggelar upacara peringatan Hari Jadi yang ke-733 dengan mengusung tema besar: "Mojokerto Berdaya, Rakyat Sejahtera, Pembangunan Merata."

​Dalam acara yang penuh khidmat tersebut, Kepala Desa Kemantren, Ahmad Zaidi, S.Pd., hadir memenuhi undangan resmi dari Kecamatan Gedeg. Sejalan dengan instruksi berpakaian, beliau tampak gagah mengenakan Busana Khas Mojokerto yang lengkap dengan blangkon, sembong, serta pin surya, yang melambangkan identitas dan kekayaan budaya lokal.

​Kehadiran Ahmad Zaidi dalam upacara ini merupakan bentuk sinergi dan dukungan nyata dari Pemerintah Desa Kemantren terhadap visi pembangunan Kabupaten Mojokerto.

​"Hari Jadi ke-733 ini adalah momentum bagi kita semua, khususnya di tingkat desa, untuk memperkuat semangat gotong royong. 

Sesuai tema tahun ini, kami di Desa Kemantren berkomitmen untuk terus mendukung program-program Kabupaten agar pembangunan benar-benar merata dan manfaatnya dirasakan langsung oleh warga desa," ujar Ahmad Zaidi setelah mengikuti prosesi upacara.

​Peringatan tahun ini menyoroti keberhasilan Kabupaten Mojokerto dalam bertransformasi menjadi daerah yang inovatif tanpa meninggalkan akar sejarah Majapahit. Upacara berlangsung tertib dengan diikuti oleh jajaran jajaran OPD, Camat, serta Kepala Desa se-Kabupaten Mojokerto.

​Melalui peringatan ini, Pemerintah Desa Kemantren berharap Kabupaten Mojokerto semakin berjaya, serta mampu mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera di masa depan.







Share:

Pemerintahan Desa

Perangkat Desa:

KEPALA DESA
SEKRETARIS DESA
KAUR UMUM & PERENCANAAN
KAUR KEUANGAN
KASI PEMERINTAHAN
KASI PELAYANAN
KADUS KEMANTREN
KADUS KANGKUNGAN
KADUS BANCI

 



Berita Populer

Labels

Blog Archive

APBDesa Tahun 2025