Berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Mojokerto 2012 - 2032, Kecamatan Gedeg ditetapkan sebagai Kota Orde IV dan menjadi pusat pelayanan bagi Sub Satuan Wilayah Pembangunan (SSWP) I yang Meliputi wilayah Kecamatan Kemlangi, Jetis dan Dawar Blandong, berpusat di Gedeg.
Kegiatan utama yang dikembangan: Peternakan, aneka industri dan kerajinan, perdagangan dan jasa,
kehutanan, lingkungan hidup.
Berdasarkan dokumen studi kegiatan Revisi RDTRK Kecamatan Gedeg tahun 2009- 2029 terdiri dari
desa yang termasuk kawasan perkotaan dan desa-desa yang ternasuk kawasan Perdesaan. Desa Kemantren, Terusan, Sidoharjo, Balongsari, Batankrajan, Pagerejo, Ngares Kidul, Berat Wetan
termasuk kawasan perdesaan.
Dimana wilayah Desa Kemantren memiliki luas 2,021 km2 atau 202,1 Ha yang terbagi menjadi 3 Dusun yaitu Dusun Banci, Dusun Kangkungan dan Dusun Kemantren, dan terdiri dari 6 RW dan 23 RT, dengan mayoritas masyarakat bermata pencaharian sebagai Swasta/ wiraswata. Karakter masvarakat sesuai adat istiadat yang telah turun temurun yaitu gotong-royong, saling membantu dan jiwa sosial yang tinggi antar warga, dengan jumlah penduduk yang relatif sedang dengan luas wilayah desa yang cukup luas, sehingga kepadatan penduduk bisa terhindarkan. Secara fisik, Desa Kemantren termasuk dalam wilayah Daerah Aliran Sungai ( DAS Kali Brantas dan Watu Dakon ), dengan dihubungkan jaringan jalan poros desa dan dominasi kawasan merupakan perdagangan jasa skala lingkungan, permukiman, penyangga dengan jarak tempuh 1 Km dari Kota Kecamatan Gedeg dan 7 km dari Kota Kabupaten Mojokerto.
Secara administratif, batas-batas Desa Kemantren meliputi:
Sebelah Utara : Desa Batankrajan
Sebelah Timur : Desa Terusan
Sebelah Selatan : Sungai Brantas
Sebelah Barat : Desa Pagerluyung










