Sejarah

    Desa Kemantren merupakan salah satu Desa yang berada wilayah Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto yang mayoritas Masyarakat bermata pertanian dengan karakter masyarakat sesuai adat timur yaitu sopan beretika dan religius, jumlah penduduk yang terus bertambah dari tahun ke tahun sehingga merupakan daerah yang berpenduduk sangat padat dengan tingkat pendidikan yang bervariasi mulai tamat SD sampai dengan Perguruan TÉnggi , tingkat kesehatan masyarakat Desa Kemantren cukup baik karena ditunjang dengan sarana dan prasarana yang cukup memadai serta kesadaran masyarakat yang cukup tinggi tentang arti kesehatan. Jarak desa Kemantren ke ibu kota Kecamatan Gedeg yang relatif dekat sehingga mempengaruhi pola dan tingkah laku masyarakat Desa. Desa Kemantren terdiri dari 3 Dusun, yaitu Dusun Kemantren, Dusun Kangkungan, dan Dusun Banci yang mempunyai adat dan cerita yang berbeda -beda. 

Legenda/Asal-Usul Desa
        Pada masa Pemerintahan Mojopahit wilayah utara sungai Brantas merupakan hutan belantara dan ada sebagian dataran yang permukaannya digenangi oleh air seperti rawa. Hal ini terjadi karena daerah tersebut datarannya lebih rendah dari sungai Brantas. Selain sebagai sumber air minum dan menangkap ikan, Sungai Brantas juga sebagai media tranportasi dengan menggunakan prahu rakit yang terbuat dari bambu. Sedangkan tepian Sungai digunakan sebagai jalan setapak untuk berjalan kaki atau menunggang kuda. 
        Mengingat wilayah sisi utara sungai Brantas merupakan lahan yang subur untuk bercocok tanam maka pihak kerajaan memberikan wilayah tersebut kepada beberapa mantrinya untuk dijadikan lahan pertanian
sebagai lumbung persediaan tanaman palawijo. Selanjutnya beberapa mantri kerjaan terbut menempati wilayah tepian sungai Brantas dan  membuka lahan sebagai perkampungan kemantrian dan bercocok tanam palawija . Dalam menjalankan tugasnya para mantri dibantu oleh beberapa pengawal laki-laki dan beberapa pembantu. Para pengawal bertugas menjaga dan melindungi para mantri beserta keluarganya sedangkan pembantu laki-laki ada yang bertugas sebagai kusir, perawat kuda, dlll. Pembantu wanita bertugas untuk menyelesaikan pekerjaan dapur termasuk mencuci pakaian di Sungai Brantas. Pada akhirnya perkampungan Kemantrian tersebut dikenal oleh masyarakat adalah kampung Kemantrian atau Kemantren.
        Untuk kebutuhan tempat tinggal maka oleh ndoro mantri para pengawal diberi lahan disisi barat perkampungan kemantrian, yang pada akhirnya menjadi perkampungan pengawal laki-laki. Pengawal-pengawal ndoro mantri merupakan orang yang memiliki ilmu kanuragan juga ahli dalam mengunakan sejata serta memiliki temperamen yang cukup tinggi. Yang pada akhirnya perkampungan ini dikenal oleh masyarakat adalah kampung kakung atau kangkungan. Kata kakung berasal dari bahasa jawa yang artinya adalah laki-laki. Para mantri kerajaan secara turun temurun menata dan mengatur
Desa Kemantren hingga terbentuknya sebuah pemeritahan Desa.

Sejarah Pemerintahan Desa :
Desa Kemantren mempunyai sejarah kepemimpinan Desa yang dahulu seorang pemimpin desa disebut Lurah dan sekarang telah diganti nama dengan Kepala Desa sesuai dengan peraturan pemerintah, adapun sejarah nama Lurah/ Kepala Desa Kemantren adalah sebagaimana tersebut dibawah ini :

1

Dongkol

Tahun

 

s/d

1902

2

Sokran

Tahun

1902

s/d

1932

3

Prail

Tahun

1932

s/d

1969

4

Abdul Kahar

Tahun

1969

s/d

1991

5

Purwono

Tahun

1991

s/d

1999

6

Rameli

Tahun

1999

s/d

2013

7

Sutikno. s

Tahun

2013

s/d

2017

8

Hj. Suliestyah

Tahun

2017

s/d

2019


Sejarah Pembangunan Desa

Desa Kemantren merupakan wilayah daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas dengan mayoritas Masyarakat bermata pencaharian Wiraswasta Posisi Desa Kemantren berbatasan langsung dengan Desa Batankrajan, Desa Pagerluyung dan Desa Terusan. Jarak dari Pusat Pemerintahan Desa ke Kecamnatan ± 5 Km dan ke Kabupaten Mojokerto # 7 Km. Pada
zaman penjajahan sarana dan prasarana pada waktu itu masih kurang
memadahi.
Dari kurun waktu yang begitu lama pembangunan yang di bangun masing -masing Kepala Desa pada waktu menjabat mulai menunjukkan kemajuan. Adapun Pembangunan-pembangunan yang telah dihasilkan
oleh Kepala Desa pada waktu menjabat antara lain sbb :

1. Abddul Kahar

a. Pembangunan Gapura.

b. Pensertifikatan tanah Gogolan

c. Membangun gedung sekolah Dasar

d. Program listrik masuk Desa.

e. Pembangunan Pagar Makam Dusun Kangkungan

 2. Purwono

a. Pembangunan Balai Desa

b. Pembangunan TK

c. Pembangunan Rumah Dinas Kepala Sekolah dan Guru SD

d. Pembangunan Gedung karang taruna

e. Pembangunan Air Bersih.

f. Pembangunan Pos Kamling.

g. Pembangunan Gedung Sekolah Dasar Kemantren I

h. Pembangunan MCK

 3. Rameli

a. Rehab balai desa

b. Pembuatan Papan Nama Balai Desa

c. Pembangunan Pagar Balai Desa.

d. Pembuatan plensengan sungai e. Papimg jalan tiga Dusun.

f. Pembangunan Saluran Air tiga Dusun.

g. Pembangunan Gedung Polindes.

h. Rehab Sekolah Dasar SDN Kemantren II.

i. Pembangunan Gedung Perpustakaan SDN Kemantren I.

j. Pengaspalan Jalan Desa 3 Dusun.

k. Pembangunan Masjid Dusun Kemantren.

1. Pembangunan Saluran Irigasi. m. Pembangunan Panti PKK

n. Pembangunan Paud

o. Pembangunan Jembatan 3 Dusun.

p. Bedah Rumah 3 Dusun.

q. Rehab Kantor Balai Desa.

r. Pembangunan TPQ Dusun Kemantren.

s. Pembangunan 2 unit MCK di Dusn Banci.

t. Pembangunan MCK di Kantor Balai Desa.

u. Pembangunan 1 unit MCK di Dusun Kangkungan.

V. Pembangunan Tempat Permbuangan Sampah.

w. Pengadaan Gerobak Sampah. 

4. Sutikno 

a. Rehab Jembatan Balai Desa.

b. Pembangunan Tempat Parkir Kantor Balai Desa

c. Pembangunan Gapura Makam Dusun Kangkungan.

d. Bedah Rumah di 3 Dusun.

e. Pavingisasi di Dusun Banci.

f. Pengaspalan di Dusun Banci.

g. Pembangunan Drainase di Dusun Banci.

h. Pembangunan jamban Pribadi di Dusun Banci.

i. Pembangunan Sumur Resapan di Dusun Banci.

j. Pembangunan Jembatan Di Dusun Banci. 

5. Hj. Suliestyah

a. Rabat Jalan Beton

b. Gapura Batas Jalan

c. Saluran Air

d. Jalan Cor diatas Saluran air

e. Bedah Rumah

f. Jamban pribadi Rumah tanggah miskin

g. Rehab Balai Desa

h. Pembangunan Kios BUMDES

i. Drainase



Pemerintahan Desa

Perangkat Desa:

KEPALA DESA
SEKRETARIS DESA
KAUR UMUM & PERENCANAAN
KAUR KEUANGAN
KASI PEMERINTAHAN
KASI PELAYANAN
KADUS KEMANTREN
KADUS KANGKUNGAN
KADUS BANCI

 



Berita Populer

Labels

Blog Archive

APBDesa Tahun 2026

 MATRIKS APBDesa KEMANTREN KAB. MOJOKERTO TAHUN 2026