Hadiri Pleno TP PKK Kecamatan Gedeg, Utusan TP PKK Desa Kemantren Ikuti Talkshow Edukasi Kesehatan Jiwa

Hadiri Pleno TP PKK Kecamatan Gedeg, Utusan TP PKK Desa Kemantren Ikuti Talkshow Edukasi Kesehatan Jiwa

KEMANTREN.ID – Jajaran inti Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Kemantren menghadiri agenda Rapat Pleno Terbatas sekaligus Talkshow Kesehatan di tingkat Kecamatan Gedeg pada hari Kamis, 21 Mei 2026.

Pertemuan strategis yang dimulai pukul 08.00 WIB ini bertempat di Aula Lantai 3 Kantor Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Sesuai dengan instruksi organisasi, delegasi dari Desa Kemantren dihadiri oleh unsur pimpinan dan Kelompok Kerja (Pokja) strategis, meliputi Ketua TP PKK Desa Kemantren, Sekretaris, Ketua Pokja 3, serta Ketua Pokja 4. Seluruh peserta yang hadir tampak kompak mengenakan seragam kerja batik PKK bawahan hitam.

Selain agenda rapat pleno rutin untuk menyinkronkan program kerja sewilayah Kecamatan Gedeg, acara ini diisi dengan kegiatan *Talkshow* Kesehatan Jiwa yang sangat interaktif dengan tema "Mengupas Mitos dan Fakta Seputar Kesehatan Jiwa".

Pihak panitia menghadirkan narasumber ahli, yaitu dr. Ina Dewi Ardiyani, Sp.KJ, seorang dokter spesialis kedokteran jiwa (psikiater) lulusan Universitas Airlangga yang aktif berpraktik di beberapa rumah sakit di Mojokerto, termasuk RSUD Prof. Dr. Soekandar dan RSU Mawaddah Medika.

Mengikis Stigma dan Mengenali Gejala Stres

Dalam paparannya, dr. Ina Dewi Ardiyani, Sp.KJ menekankan pentingnya menghapus stigma negatif atau mitos di masyarakat yang sering kali melabeli gangguan jiwa sebagai hal yang memalukan, kurang iman, atau bahkan kiriman gaib.

"Gangguan jiwa adalah kondisi klinis berupa pola perilaku dan psikologis yang menimbulkan penderitaan (*distress*) serta disabilitas dalam aktivitas sehari-hari. Ini adalah kondisi medis yang bisa dipulihkan, bukan sesuatu yang harus disembunyikan," jelas dr. Ina di hadapan para kader PKK.

Para utusan TP PKK Desa Kemantren juga dibekali materi penting mengenai pengenalan tanda dan gejala stres yang dibagi ke dalam tiga kategori utama:

 1. Gejala Kognitif dan Emosi:

Seperti perasaan bersalah, tidak percaya diri, mudah cemas/gelisah, sulit berkonsentrasi, hingga munculnya halusinasi atau ilusi.

 2. Gejala Somatik (Fisik):

Seperti nyeri kepala, migrain, gangguan pencernaan/lambung, mual yang tak kunjung membaik, hingga gemetar dan dada berdebar.

 3.Gejala Perilaku: Seperti menarik diri dari lingkungan sosial, susah rileks, perubahan pola makan (berlebihan atau kurang), hingga penurunan produktivitas kerja.

Kiat Menjaga Kesehatan Mental

Sebagai penutup, narasumber membagikan formula praktis bagi para kader untuk menjaga kesehatan mental di lingkungan keluarga dan kerja melalui metode lima langkah taktis:

STOP (Berhenti sejenak):Mengambil jeda dari rutinitas yang menjenuhkan.

BREATHE (Bernapas): Mengatur napas untuk menenangkan sistem saraf.

NOTICE (Sadar): Mengenali emosi dan kondisi tubuh sendiri.

REFLECT (Refleksi): Merenungkan apa yang sedang terjadi tanpa menghakimi diri sendiri.

RESPOND (Merespon): Mengambil tindakan yang positif dan bijak, termasuk berani menerapkan batasan diri (*setting boundaries*).

Ditemui setelah acara, Dzakiroh Ketua TP PKK Desa Kemantren menyatakan bahwa materi *talkshow* ini sangat relevan untuk dibawa pulang dan disosialisasikan kepada warga desa. 

Melalui pemahaman yang benar mengenai kesehatan jiwa, diharapkan kader Pokja 3 dan Pokja 4 Desa Kemantren dapat menjadi agen edukasi dini di lingkungan dasawisma untuk menciptakan keluarga yang sehat secara fisik maupun mental. *(Red)*




Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pemerintahan Desa

Perangkat Desa:

KEPALA DESA
SEKRETARIS DESA
KAUR UMUM & PERENCANAAN
KAUR KEUANGAN
KASI PEMERINTAHAN
KASI PELAYANAN
KADUS KEMANTREN
KADUS KANGKUNGAN
KADUS BANCI

 



Berita Populer

Labels

Blog Archive

APBDesa Tahun 2025