Kemantren, (29/01/2026) – Dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di wilayah Kabupaten Mojokerto, Pemerintah Desa Kemantren menghadiri agenda penting Pra-Musrenbang Tematik Stunting Kecamatan Gedeg Tahun 2026. Acara yang berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 3 Kantor Kecamatan Gedeg ini dihadiri oleh jajaran Bappeda, DPMD, serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Gedeg.
Kegiatan ini merupakan langkah awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026, yang difokuskan pada penguatan konvergensi intervensi stunting. Berdasarkan data sasaran Kecamatan Gedeg, tercatat Desa Kemantren memiliki basis data yang solid untuk sasaran intervensi, mulai dari ibu hamil, remaja putri, hingga balita.
Dalam paparan materi dari Bappeda, ditekankan bahwa target penurunan stunting Kabupaten Mojokerto pada tahun 2026 adalah sebesar 11,33%. Untuk mencapai hal tersebut, Desa Kemantren akan memaksimalkan peran Rumah Desa Sehat (RDS) sebagai sekretariat bersama bagi para pegiat pemberdayaan masyarakat.
Mengacu pada arah kebijakan pembangunan, Desa Kemantren akan menitikberatkan pada beberapa program unggulan, antara lain, pemberian makanan tambahan bagi balita gizi kurang, pemantauan intensif melalui layanan Posyandu, edukasi bagi remaja putri dan calon pengantin.
Bapak Ahmad Zaidi, S.Pd. selaku Kepala Desa Kemantren, menyampaikan dukungannya secara penuh terhadap program integrasi ini. Berikut adalah pernyataan beliau: "Kami di Pemerintah Desa Kemantren menyadari bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari kualitas kesehatan sejak dini.
Melalui Pra-Musrenbang Tematik ini, kami berkomitmen untuk menyelaraskan APBDes 2026 agar lebih tajam dalam mengintervensi persoalan stunting. "Kami akan memastikan Rumah Desa Sehat (RDS) di Kemantren berjalan aktif sebagai wadah diskusi antara bidan desa, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat. Harapan kami, dengan sinergi yang kuat, Desa Kemantren tidak hanya menurunkan angka stunting, tetapi juga mampu mencetak generasi emas yang unggul dan cerdas sesuai visi RPJMD 2025-2029. Kesehatan warga adalah prioritas utama kami."












Tidak ada komentar:
Posting Komentar