Antusiasme warga terlihat cukup stabil dengan proses administrasi yang tertata rapi. Tercatat sebanyak 13 calon nasabah baru yang mendaftarkan diri dan resmi menjadi nasabah Bank Jatim melalui program layanan jemput bola ini.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi warga Desa Kemantren dalam mengakses layanan perbankan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor cabang. Program "Tabunganku" dari Bank Jatim ini hanya mensyaratkan setoran awal minimal sebesar Rp 20.000, sehingga sangat terjangkau bagi masyarakat luas.
Fotocopy KTP dan Kartu Keluarga (KK). Menunjukkan KTP asli untuk verifikasi data. Penyediaan materai bagi nasabah yang ingin memiliki kartu ATM namun belum memiliki NPWP.
Pemerintah Desa Kemantren memastikan seluruh proses pelayanan berjalan dengan lancar dan transparan. Petugas dari Bank Jatim memberikan penjelasan detail mengenai manfaat menabung dan penggunaan fitur-fitur perbankan dasar kepada para warga yang hadir.
"Alhamdulillah, kegiatan pagi ini berjalan sukses dan selesai sebelum tengah hari. Sebanyak 13 warga kami telah resmi memiliki rekening Bank Jatim. Semoga dengan adanya layanan kolektif ini, literasi keuangan dan budaya menabung warga Kemantren semakin meningkat," ujar salah satu perwakilan perangkat desa.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kerja sama antara lembaga perbankan dan pemerintah desa dapat terus berlanjut guna mendukung perekonomian warga Desa Kemantren di masa depan.
Penulis: Admin Operator web www.kemantren.id
Sumber: Pemerintah Desa Kemantren













Tidak ada komentar:
Posting Komentar